Sebuah analisa menyebutkan mereka yang memiliki banyak lemak di pantat dan paha memiliki risiko lebih kecil terserang penyakit jantung dan diabetes dibanding mereka yang lemaknya menumpuk di bagian tubuh lain. Para peneliti membuat hipotesa bahwa orang yang ramping dan memiliki timbunan lemak di bagian bawah tubuh dan lemak tersebut justru berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit metabolisme, seperti penyakit jantung dan diabetes. Mereka menjalani tes untuk mendapatkan kepastian soal massa lemak tubuh dan distribusi lemak. Dengan kata lain, lebih banyak lemak di tubuh bagian bawah justru memberi perlindungan lebih dalam melawan masalah metabolisme buat mereka yang berat badannya normal. Bila berada di tubuh bagian bawah, lemak akan tetap berada di tempatnya dan tidak membahayakan organ lain, Berbeda bila lemak menumpuk di perut, yang bisa menutupi jantung dan lever, begitu kata peneliti.
Source: Koran Tempo August 03, 2017 01:30 UTC