TEMPO.CO, Jakarta - Jaringan pipa bahan bakar utama Amerika Serikat Colonial Pipeline mengalami offline akibat diretas oleh penjahat siber atau peretas (hacker). Dikutip NPR, Senin, 10 Mei 2021, operator Colonial Pipeline offline sejak Jumat, 7 Mei, dan pekerjaan untuk memulihkan layanan terus berlanjut. Pada Senin, 10 Mei 2021 FBI resmi mengonfirmasi bahwa DarkSide bertanggung jawab untuk membahayakan jaringan Colonial Pipeline. DarkSide menyusup ke jaringan Colonial Pipeline dan mengunci data di beberapa komputer dan server, serta menuntut uang tebusan pada hari Jumat. Grup tersebut juga mengindikasikan bahwa mereka tidak mengetahui mengapa Colonial Pipeline menjadi sasaran salah satu afiliasinya.
Source: Koran Tempo May 11, 2021 06:56 UTC