JawaPos.com - Menyambut perayaan Imlek 2568 yang tidak lama lagi, penggawa vihara mulai mempercantik rumah ibadah umat agama Konghucu tersebut. Pihaknya telah disibukkan dengan berbagai persiapan perayaan Tahun Baru Tionghoa tersebut. "Bagi-bagi angpao memang sudah menjadi tradisi setiap perayaan Imlek," kata Ameng seperti yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (22/1). "Sembahyang ini memiliki makna, diberikan kelancaran bagi kehidupan dan usaha. Jika tahun lalu ada usaha atau binis yang tidak lancar, bisa datang untuk sembahyang hari kelima tersebut," katanya.
Source: Jawa Pos January 21, 2017 20:45 UTC