REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman dan Belanda mengeluarkan peringatan perjalan wisata ke Turki menyusul ketegangan politik yang terjadi dengan pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan. "Ada ketegangan diplomatik antara Turki dan Belanda," tulis kementerian. Turki pada Senin (13/3) terancam sanksi diplomatik dari Belanda setelah Erdogan menuduh pemerintah Belanda bertindak seperti "sisa-sisa Nazi" dalam menangani imigran asal Turki. Imbauan berwisata ke Turki ini diyakini akan berdampak pada penurunan 30 persen jumlah pengunjung wisatawan asing dibandingkan pendapatan tahun lalu. Jumlah pengunjung turis asing ke Turki jatuh ke angka 25,4 juta pada tahun 2016, terendah dalam sembilan tahun terakhir, setelah serentetan pemboman dan kudeta yang gagal pada bulan Juli 2016.
Source: Republika March 13, 2017 21:22 UTC