HETANEWS.com - Pernyataan Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto terkait ditangkapnya hakim agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh oleh KPK atas dugaan menerima suap terkait putusan perdata dan pidana menuai kritik. Pernyataan Sunarto yang merasa tidak sanggup memberantas mafia kasus (markus) dinilai menjadi refleksi ketidakberdayaan pimpinan MA dalam upaya memberantas korupsi"Hal ini menjadi keprihatinan. Dikatakan Azmi, jika tidak ada kemauan dan kemampuan membenahi dunia peradilan termasuk menghadapi para makelar kasus, pimpinan MA sebaiknya mundur saja. "Pernyataan pimpinan MA yang terkesan kurang maksimal dalam menghadapi maraknya mafia kasus sangat tidak menunjukan karakter pimpinan lembaga tinggi yang dipercaya oleh masyarakat," katanya. Mereka yang menjadi hakim agung maupun pimpinan MA harus berhati agung dan mulia serta berani mempraktikkan revolusi mental guna mendorong reformasi di tubuh MA menjadi lembaga yang berintegritas, mau bekerja keras, dan berani melawan mafia peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan," tegasnya.
Source: Media Indonesia December 14, 2022 16:46 UTC