REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi kemanusian yang tak beradab terus berulang di Myanmar terkait dengan etnis Rohingya. Sampai detik ini Myanmar yang mengaku telah mengusung demokrasi dengan tokoh peraih Nobel Perdamaian Aung San Syu Kyi sebagai ikon. "Saya mendesak Presiden Jokowi untuk mencabut hubungan diplomatik dengan Myanmar dan meminta Duta Besar Myanmar meninggalkan Indonesia segera," ujar Dahnil, Sabtu (19/11). Dia menyebut apa yang dilakukan Pemerintah Myanmar tidak mencerminkan negara beradab dan bertentangan dengan prinsip dasar Indonesia yakni Pancasila. Menurut Dahnil, pengusiran Duta Besar Myanmar penting dilakukan untuk menyampaikan pesan kepada dunia sikap tegas Indonesia terhadap negara yang mengabaikan HAM dan niradab dengan melakukan pembantaian etnis.
Source: Republika November 19, 2016 14:01 UTC