"Saya diminta untuk mempersiapkan untuk ekspor beras. Syahrul menuturkan persiapan untuk ekspor beras ini bakal dimulai sejak awal tahun depan. Menurut dia, target ekspor beras ini berkisar 100 ribu hingga 500 ribu ton. Namun Syahrul masih belum memutuskan negara mana yang menjadi target ekspor beras ini. Syahrul mengatakan ekspor beras ini tidak akan menggunakan cadangan beras milik Perum Bulog.
Source: Koran Tempo December 04, 2019 23:48 UTC