JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia harus lebih berhati-hati dan siaga terhadap potensi penularan varian baru virus Corona B.1.1.529 atau varian Omicron. "Hati-hati yang namanya sekarang ancaman gelombang keempat varian Omicron. Baca juga: Update 3 Desember: Varian Omicron Sudah Sampai di SingapuraJokowi pun mengingatkan, saat ini penularan varian Omicron telah terdeteksi di 29 negara. Jokowi menuturkan, berdasarkan studi di Afrika Selatan, sebanyak 87 persen pasien yang dirawat akibat varian Omicron diketahui belum divaksin Covid-19. Ini (akibat) varian Omicron.
Source: Kompas December 03, 2021 17:50 UTC