Choesni memaparkan, peluncuran penyaluran bansos 2021 akan dilakukan secara offline dan online. Penyaluran bansos pada awal tahun ini diharapkan dapat mengungkit kemampuan ekonomi, daya beli masyarakat, dan konsumsi rumah tangga masyarakat. Rencananya, lanjut Choesni, peluncuran bansos akan dilakukan secara terpadu yang terdiri dari program bansos reguler dan non-reguler. Sedangkan program bansos non-reguler dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 yang telah diberikan di tahun 2020, tetap dilanjutkan pemberiannya tahun 2021. Sehubungan dengan itu, Deputi Choesni memberikan arahan kepada kementerian terkait agar dapat mempersiapkan dengan matang berbagai hal teknis seperti mekanisme penyaluran, data KPM, peta penyaluran bansos, pagu anggaran, SDM pelaksana penyalur dan pengawal bansos, dan lainnya.
Source: Koran Tempo January 03, 2021 06:56 UTC