TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hassan, memberikan perkembangan terbaru terkait estimasi korban jiwa dan luka-luka ledakan di Beirut. "Kurang lebih 25 orang meninggal dan 2500 orang terluka dalam ledakan di Beirut," ujar Hassan, dikutip dari CNN, Rabu, 5 Agustus 2020. Saat ledakan terjadi, ia tengah berada di kantornya yang tak jauh dari lokasi ledakan, Pelabuhan Beirut, Lebanon. Ledakan di Beirut, menurut saksi mata, memang sungguh massif. Dari video rekaman yang beredar, awalnya hanya terlihat kepulan asap yang membumbung tinggi dari sebuah bangunan bertingkat di Pelabuhan Beirut.
Source: Koran Tempo August 04, 2020 19:30 UTC