Malam harinya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo secara tegas menyatakan kabar penyanderaan itu bohong. Kalla memaklumi perihal keterangan penyanderaan yang berbeda-beda tersebut. Sebenarnya lebih ke tidak akurat dibanding berbeda-beda, ya," ujar Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jumat, 24 Juni 2016. Kabar penyanderaan itu pertama kali beredar pada Senin, 20 Juni 2016, sekitar pukul 13.00. Setelah kabar itu beredar, tak satu pun bisa memberi konfirmasi pasti.
Source: Koran Tempo June 24, 2016 07:18 UTC