"TNI AD selalu berharap yang terbaik dan sekuat tenaga apapun yang terjadi dalam menangani korban kecelakaan helikopter MI-17," kata Andika, melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (11/6). Dalam kecelakaan helikopter MI-17 milik Penerbad yang terjadi di Kawasan Industri Kendal, Jateng, Sabtu (6/6) lalu, empat anggota TNI gugur dan lima anggota TNI luka berat dan ringan. Meskipun keduanya masih kritis, namun Kasad tetap menaruh harapan besar dan akan melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan prajurit TNI AD yang menjadi korban. "Dengan luka bakar 60 persen sangat berat. Untuk kondisi Lettu Cpn Vira Yudha, kata dia, mengalami luka bakar sekitar 23 persen pada permukaan kulitnya dan juga mengalami cedera kepala cenderung berat, namun masih sadar dan dapat berkomunikasi.
Source: Republika June 10, 2020 18:22 UTC