JawaPos.com - Pemerintah mengisyaratkan penambahan subsidi solar tak harus melalui skema Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan tahun 2018. Persetujuan DPR tersebut akan dijadikan dasar untuk mengirim surat kepada Menteri Keuangan bahwa subsidi solar harus ditambah. Data Kementerian ESDM menunjukkan peningkatan ICP sejak Juni 2017 hingga Januari 2018, berturut-turut sebesar USD 43,7 per barel, USD 45,5 per barel, USD 48,4 per barel, USD 52,5 per barel, USD 54,0 per barel, USD 59,3 per barel, USD 60,9 per barel dan USD 65,6 per barel. Contohnya seperti ICP Januari 2018 USD 65 per barel tiba-tiba sekarang turun USD 61 per barel dan cenderung turun terus. Saat ini, BBM jenis solar medapat subsidi sebesar Rp 500 per liter untuk 16 juta kiloliter (KL).
Source: Jawa Pos March 23, 2018 12:22 UTC