TEMPO/HariyantoTEMPO.CO, Jakarta - Keluarga Besar Pondok Pesanteran Lirboyo, Kediri menganggap wafatnya Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Muhamad Subadar sebagai kehilangan besar bagi pondok. “Hubungan Lirboyo dengan almarhum sangat dekat,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Abdul Muid kepada Tempo, Ahad, 31 Juli 2016. Mas Subadar mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pondok Lirboyo hingga akhirnya terjalin kekerabatan sebagai besan. Ini lantaran empat dari putra putri almarhum menikah dengan putra pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo seperti KY Anwar Manshur dan KH Kafabihi Mahrus. Mas Subadar sepanjang usianya tak pernah mendalami ilmu agama selain di Lirboyo.
Source: Koran Tempo July 31, 2016 11:03 UTC