Jakarta, Beritasatu.com - Narasi dan framing seolah bakal terjadi kecurangan saat Pemilu 2019 yang dibangun sejumlah pihak dinilai membahayakan. Apalagi, dengan mengancam akan menggerakkan massa atau people power dan melibatkan interpol atau PBB jika terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu yang baru digelar pada 17 April mendatang. Wasekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Jojo Rohi menegaskan, framing kecurangan sebelum pemilu dilaksanakan bukan hal yang bijak. Ditegaskan Jojo, terdapat mekanisme yang dapat ditempuh pihak-pihak yang merasa adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu. Politikus senior PAN itu akan lebih mengandalkan people power dibandingkan menggugat ke MK jika ada kecurangan Pemilu.
Source: Suara Pembaruan April 02, 2019 06:41 UTC