Saat melakukan investigasi, Wildan mengatakan ruas jalan Pendopo-Pagar Alam yang memiliki lebar antara enam sampai tujuh meter itu memang memiliki beberapa lengkung vertikal cekung dan cembung. KNKT juga memiliki temuan pada kendaraan tersebut yakni flexible hose kompresor ke tabung angin putus dan terikat karet. Selain itu, saat dilakukan pemeriksaan katup tabung angin masih baik namun saat dibuka sudah tidak ada anginnya. Dalam hipotesa hasil investigasi KNKT, Wildan mengatakan pengemudi kehilangan waktu perjalanan karena adanya dua insiden yang menyita waktu. Wildan menuturkan kondisi teknis bus tidak dilengkapi dengan exhaust brake dan sistem supply angin dari kompresor ke tabung angin tidak sempurna.
Source: Republika January 11, 2020 03:33 UTC