JawaPos.com - Wakil Ketua Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang angkat bicara perihal polemik akibat pernyataan terdakwa Setya Novanto yang mengatakan Puan Maharani dan Pramono Anung kecipratan duit proyek e-KTP senilai USD 500 ribu. Saut mengatakan, pihaknya akan mempelajari sejauh apa peran dari dua nama yang sudah disebutkan terdakwa Setya Novanto , saat sidang lanjutan korupsi proyek e-KTP pada Kamis (22/3). Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto membeberkan keterlibatan nama-nama yang diduga menerima aliran e-KTP. Dalam keterangannya di persidangan kemarin, Novanto menyebut ada aliran dana ke Puan Maharani dan Pramono Anung. Selain itu, Novanto juga menyebut sejumlah anggota DPR lainnya.
Source: Jawa Pos March 24, 2018 10:30 UTC