Perbedaan akan berdampak buruk membunuh karakter pelajar yang terkait peristiwa. "Semoga teman-teman netizen, bijak menggunakan social media," kata Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad di Pontianak, Rabu (10/4) malam. Karena itu, KPPAD Kalbar mengharapkan agar semuanya bisa dihentikan. Alik menambahkan, dalam pertemuan para terduga pelaku dan rekan-rekannya dengan KPPAD Kalbar, mereka semuanya korban. KPPAD Kalbar tidak berharap korban dieksplor sedemikian rupa, tetapi KPPAD juga tidak bisa melarang karena hal itu merupakan kewenangan dari keluarga korban.
Source: Republika April 10, 2019 18:22 UTC