Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahwa tarif murah tiket pesawat yang diatur pemerintah sama seperti promo pada umumnya. Dengan pertimbangan itu, ujar JK, tarif murah tidak berlaku secara umum. Wakil presiden dua periode tersebut lantas mengungkapkan kondisi yang dialami maskapai Garuda Indonesia. “Anomali bagi konsumen ya karena kalau mau serius nurunin tarif tiket, hapus PPN tiket dan PPN avtur,” ucapnya. “Sebab, bisa jadi harga tiket di luar rute, waktu, dan hari yang telah ditentukan lebih mahal karena untuk menyubsidi tiket murah itu.
Source: Jawa Pos July 03, 2019 03:11 UTC