JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membenarkan website resminya diretas. Ketua KPU Arief Budiman menuturkan, pihaknya telah memeriksa beberapa IP Address dari para pelaku. Hasilnya, IP Address para peretas berasal dari sejumlah tempat. Selain website pribadi KPU, Arief menyebut bahwa peretasan juga pernah terjadi padasejumlah pemilik akun WhatsApp di dalam lembaganya. Sebelumnya, media Bloomberg memberitakan tentang serangan peretas terhadap sistem data pemilih KPU.
Source: Jawa Pos March 13, 2019 10:18 UTC