Harapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024 segera disepakati batal terlaksana. Dari semua rangkaian tahapan, perbedaan sikap yang paling menonjol antara KPU, pemerintah, dan Komisi II DPR ada pada waktu kampanye. KPU beralasan, waktu kampanye 120 hari dibutuhkan untuk memberi ruang bagi pengadaan logistik pemungutan suara seperti surat suara, formulir, dan kotak suara. Harapannya, pengadaan logistik pemilu bisa cepat. Mendapat tawaran tersebut, Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyambut baik.
Source: Jawa Pos April 15, 2022 01:37 UTC