REPUBLIKA.CO.ID, JATI WARINGIN -- Insiden jatuhnya beberapa tim penerjun payung Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara (TNI AU) di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur disebabkan perubahan kecepatan angin yang melebihi batas limitasi penerjunan. Akibat kejadian ini, enam anggota TNI AU mengalami cidera ringan. Jemi menceritakan, insiden berawal ketika terjadi latihan demonstrasi udara sebagai gladi kotor perayaan HUT ke-71 TNI AU. Keenam anggota yang cidera yaitu Serka Sugianto (cidera kaki kiri), Serka Fajar (cidera kaki kiri), Kapten Pas Andrew (cidera kaki kanan), Sertu April Siregar (cidera kaki kanan), Serka Erik (cidera kaki), dan Praka Muslimin (cidera engkel). Peringatan HUT ke-71 TNI AU akan dilaksanakan pada Ahad (9/4) dengan trup Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Source: Republika April 06, 2017 15:11 UTC