Budi menceritakan dirinya diyakinkan bahwa sejumlah rumah sakit dan puskesmas mampu menampung masyarakat untuk penyuntikan vaksin Covid-19. Saya nggak percaya data nasional,” ujar Budi dikutip dari diskusi virtual YouTube PRMN SuCi, Jumat (22/1). Maka Budi menegaskan dirinya akan mengambil data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena diyakini lebih valid dan paling baru. “Datanya juga supaya nggak salah gimana, sudah kapok saya enggak mau lagi pakai datanya Kemenkes, di-crossing, pakai Dukcapil. Saya ambil datanya KPU, KPU sudahlah kita ambil, KPU manual itu.
Source: Jawa Pos January 22, 2021 14:15 UTC