REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan mengatakan, pihaknya telah membuka kembali kasus campur racun yang menjerat Habib Rizieq Shihab. Menurut Anton, hari ini sudah ada yang memberikan laporan terkait dugaan kasus penghinaan terhadap budaya Sunda dengan guyonan Habib Rizieq yang melesetkan sampursun menjadi campur racun tersebut. kata Anton, ada laporan yang masuk dari koalisi masyarakat Sunda yang tergabung dari pelbagai macam elemen masyarakat. Pagi tadi juga telah dilakukan proses audiensi dengan Polda Jabar untuk membahas kembali guyonan Habib Rizieq yang dianggap telah melukai masyarakat Sunda. "Karena bagi masyarakat Sunda ucapan dia menyakiti masyarakat Sunda," ujar Anton.
Source: Republika January 25, 2017 09:20 UTC