REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menduga jika penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah membuntuti sebelumnya. Bahkan, kemungkinan besar pelaku telah terlatih. Menurut dia, pelaku bisa menggambar (mengamati) lama dengan telaten kapan korban sedang sendiri, kapan sedang ada pengawalan, atau sedang ada teman. "Kan dia (pelaku) menggambar lama. Polisi pun telah menggambarkan tiga sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel.
Source: Republika July 01, 2017 02:49 UTC