BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa Polri kini tengah melakukan reformasi birokrasi atau perubahan birokrasi yang mengarah pada perbaikan-perbaikan yang baik. Polisi harus memahami konsep democratic policing (demokrasi perpolisian) ketika polisi harus memiliki loyalitas terhadap publik dan betapa pentingnya legitimasi publik. Pasalnya tanpa adanya restu dari publik, kata Tito, saat polisi melakukan tindakan hukum, maka chaos akan terjadi. "Untuk itu diperlukan sosialisasi, itu yang disebut dengan democratic policing. Jadi bertindak mendapatkan legitimasi publik di samping legitimasi hukum," katanya.
Source: Kompas April 03, 2018 12:02 UTC