TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Olimpiade Jepang, Seiko Hashimoto, terbuka untuk menunda pelaksanaan Olimpiade 2020 apabila situasi tidak memungkinkan. Alternatifnya, jika event olahraga akan tetap dilaksanakan, acara itu harus digelar tanpa penonton untuk meminimalisir potensi penyebaran virus Corona. Hal itu dikhawatirkan bisa memicu penyebaran virus Corona (COVID-19) yang lebih parah. "Kami melakukan segala hal yang kami bisa untuk memastikan Olimpiade 2020 berjalan sesuai rencana," ujar Hashimoto. Mengutip Channel News Asia, Jepang sudah menghabiskan 1,35 triliun Yen atau 12,51 miliar Dollar AS untuk menggelar Olimpiade 2020.
Source: Koran Tempo March 03, 2020 10:52 UTC