Setelah kebijakan Rumah Sakit tentang hari kerja, dia hanya bekerja selama 15 hari dalam sebulan. Begitupun dengan Wawan Setiawan, petugas bidang keuangan RSIS itu mengaku harus mencari pekerjaan sambilan lantaran gaji di RSIS menurun. Pengurangan hari kerja karyawan RSIS tersebut merupakan dampak dari krisis keuangan yang dialami RSIS. Direktur Utama RSIS, Djufrie mengatakan, krisis terjadi lantaran sepinya pasien di RSIS, terutamma menyusul dihentikannya layanan BPJS pada April 2015 lantaran izin operasional RSIS belum diterbitkan. Pada 2014, izin operasional RSIS yang kelima berakhir.
Source: Republika August 03, 2017 10:07 UTC