Andreas menyampaikan ini untuk menanggapi terbongkarnya jaringan Saracen yang oleh polisi dituding kerap menyebar hoax dan ujaran kebencian. BACA: Cerita Bagaimana Saracen Berdagang Ujaran KebencianAndreas curiga, serangan hoax kepada pemerintah dan Jokowi masif karena ada aktor yang bermain di belakangnya. Politikus PDI-Perjuangan lainnya Charles Honoris menambahkan, selain Saracen ada jutaan akun yang disiapkan untuk menyerang lawan politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018, serta Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2019. Ketua Partai Golkar Zainuddin Amali meyakini pemesan konten kebencian Saracen bermotif politik. Sedangkan salah satu pengagas aksi 212 Ansufri Sambo menuturkan selama ini berita yang diproduksi Saracen bukan hoax.
Source: Koran Tempo August 28, 2017 00:59 UTC