Proses kasus suap yang berjalan hingga mendekati pilkada bisa pengaruhi PDIP. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menyebut, kasus suap yang diduga dilakukan kader PDIP kepada komisioner KPU akan mempengaruhi elektabilitas partai berlogo kepala banteng itu di Pilkada Serentak 2020. Ia diduga menerima suap senilai Rp 900 juta untuk meloloskan nama kader PDIP Harun Masiku sebagai anggota DPR RI PAW menggantikan Caleg PDIP Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Yakni Wahyu Setiawan dan orang dekatnya yang juga mantan anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio Fridelina, sebagai penerima suap. Dua lainnya adalah politikus PDI-P Harun dan Saeful sebagai pemberi suap.
Source: Republika January 12, 2020 00:00 UTC