REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan data tahunan Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, frekuensi kebakaran meningkat pada Agustus-Oktober. "Kewaspadaan menjadi penting serta menjaga lingkungan menjadi kewajiban tanggung jawab bersama," kata Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Belly Bilalusalam kepada Republika.co.id, Rabu (23/8). Ia juga mengapresiasi Pemda DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Timur atas kesiagaan dalam memenuhi kebutuhan warga. Untuk kebutuhan makanan cukup, kesehatan juga kebutuhan lain seperti selimut, baju juga cukup memadai," ujar Belly. Sekretaris Daerah Saefullah berharap pemadam kebakaran menjadi garda terakhir untuk mengatasi insiden kebakaran.
Source: Republika August 23, 2017 10:52 UTC