TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan baru WhatsApp, yang dilihat luas bisa mengancam perlindungan privasi pengguna, digugat di India setelah sebuah petisi hukum diajukan di pengadilan pada Kamis. Sementara otoritas perlindungan data Italia pada Kamis mengatakan WhatsApp tidak secara jelas menyampaikan kepada pengguna perubahan kebijakan privasinya, berpotensi menyulitkan orang untuk memutuskan apakah akan membatalkan layanan. Otoritas data Italia mengatakan akan meninjau pembaruan kebijakan Whatsapp untuk menilai kepatuhannya terhadap aturan data privasi, menambahkan pihaknya siap untuk melakukan intervensi segera. Seorang juru bicara WhatsApp mengatakan perusahaan sedang menyelidiki posisi otoritas terkait dengan pembaruan kebijakan privasi. Sebelumnya dikatakan pembaruan kebijakan baru WhatsApp tidak mempengaruhi privasi pesan dengan teman dan keluarga, karena obrolan grup dienkripsi dan perubahan hanya terkait dengan interaksi dengan bisnis.
Source: Koran Tempo January 15, 2021 09:00 UTC