JawaPos.com – Breonna Taylor ditembak mati pada Jumat dini hari (13/3). Mereka sengaja melakukannya seakan nyawa Breonna Taylor tak berharga,” tegas Benjamin Crump, pengacara keluarga Taylor, seperti dikutip Agence France-Presse. Seluruh polisi yang terlibat dalam aksi penembakan itu berkulit putih. ”Saya kadang melewati pintu depan rumah saya dan berpikir bahwa polisi bisa datang dan menembak saya seperti yang terjadi pada Breonna Taylor,” terang Grace Pennix, salah seorang demonstran. Trump kembali menyatakan rasa belasungkawanya kepada keluarga Taylor sekaligus kesedihannya atas dua polisi yang tertembak saat mengawal aksi massa.
Source: Jawa Pos September 26, 2020 10:24 UTC