JawaPos.com – Pengelola dana desa (DD) di Lampung Barat (Lambar) sepertinya bakal lebih sibuk dari biasanya. Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Liwa tengah menyelidiki penggunaan DD di kabupaten tersebut. Kajari akan mengusut dugaan dana desa yang dipakai untuk ’’pelesiran” ke Bali oleh istri kepala desa (Kades) se-Lambar yang dibungkus dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas ibu-ibu PKK. ’’Kan DD sesuai perundang-undangan digunakan untuk membangun infrastruktur atau fasilitas umum di desa supaya masyarakat desa bisa merasakan pembangunan,” katanya. ’’Di Bali itu kan terkenal pariwisata wisata pantainya.
Source: Jawa Pos August 13, 2017 13:30 UTC