Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Angkatan Darat Rusia, Oleg Salyukov, pergi setelah Parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah di Moskow, Rusia 24 Juni 2020. Berikut beberapa informasi tentang kemungkinan motif Rusia untuk serangan semacam itu, dan rincian tentang serangan siber Rusia dan kemampuan perang informasinya, seperti dikutip dari Reuters, 19 Desember 2020. Tetapi Rusia juga secara terbuka memandang Amerika Serikat sebagai musuh geopolitik utama Rusia dan sebagai ancaman bagi keamanan nasionalnya. Pada bulan Juli, Inggris, Amerika Serikat dan Kanada menuduh "Cozy Bear" mencoba mencuri penelitian vaksin Covid-19 dari institusi akademis dan farmasi di seluruh dunia. Kelompok "FANCY BEAR"Intelijen militer Rusia, umumnya dikenal sebagai GRU, memiliki kemampuan serangan siber yang kuat, menurut badan intelijen AS.
Source: Koran Tempo December 20, 2020 00:00 UTC