JawaPos.com – Selama Ramadan, sebagian Anda cenderung mengurangi intensitas dan frekuensi rutinitas olahraga atau bahkan tidak melakukannya sama sekali. Oleh karena itu, dokter dan peneliti bidang kardiovaskuler, Gusti Rizky Teguh Riyanto menyarankan Anda melakukan rutinitas olahraga secara perlahan dan bertahap. “Untuk aktivitas fisik, tubuh kita perlu melewati proses adaptasi agar tidak kaget dengan latihan intensif yang mendadak,” kata Rizky dalam siaran persnya, Kamis. Dia mengatakan, sebagian besar masalah kesehatan yang timbul saat memulai latihan intensitas tinggi terjadi karena kita memaksa tubuh untuk bergerak tanpa beradaptasi. Jantung Anda mungkin belum siap menghadapi rutinitas intensif.
Source: Jawa Pos May 20, 2021 10:07 UTC