Massa aksi melemparkan petasan ke arah aparat keamanan. Pantauan JawaPos.com, massa yang sempat dipukul mundur oleh kepolisian ke arah Halte Busway Harmoni memaksa maju ke arah Simpang Harmoni. Melalui pengeras suara, seorang orator pun meminta aparat kepolisian menghentikan tembakan gas air mata yang menghujani para pengunjuk rasa. Ya Allah tolong bapak polisi hentikan, tolong bapak polisi hentikan (tembak gas air mata),” seru seorang orator, dari atas mobil orasi. Mu’ti mengaku, hingga kini pihaknya masih mempelajari UU Cipta Kerja setelah secara resmi diundangkan oleh Pemerintah dan DPR RI.
Source: Jawa Pos October 08, 2020 10:18 UTC