Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perdagangan (Kemdag) menargetkan lima besar atau top five perjanjian dagang internasional yang merupakan penugasan langsung dari Presiden Jokowi akan tuntas paling lambat akhir tahun 2020. Lima perjanjian dagang tersebut yaitu, Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economics Partnership Agreement (IU-CEPA), perjanjian dagang bilateral Indonesia dengan Maroko, Tunisia, Turki dan Bangladesh. Baca Juga: Menperin Minta Kemdag Cabut Izin Impor CangkulWakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga menjelaskan, bentuk kerja sama dagang dengan empat negara tersebut berbeda-beda. Kerja sama dengan Maroko, Tunisia dan Bangladesh akan dilakukan dengan bentuk Preferential Trade Agreement (PTA). "Nantinya akan banyak pertemuan meeting-meeting baik didalam dan diluar negeri untuk memperkuat dan memfinalkan point agreement yang belum disepakati.
Source: Suara Pembaruan November 08, 2019 14:55 UTC