Tidak benar kalau dikatakan terburu-buru,” tegas Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Khoirizi dalam keterangannya, Minggu (6/6). Ia meneturkan bahwa pihaknya tentu berharap ada penyelenggaraan haji. Namun, semuanya baru bisa diselesaikan apabila besaran kuota haji sudah diterima dari Saudi. Sebelumnya, Menag juga bertemu Duta Besar (Dubes) Arab Saudi Esam Abid Althagafi, dan mendiskusikan penyelenggaraan ibadah haji. “Saya pada 16 Maret lalu juga berkoordinasi dengan Dubes Saudi di kantornya, membicarakan masalah penyelenggaraan ibadah haji.
Source: Jawa Pos June 06, 2021 09:51 UTC