TEMPO/Prima MuliaTEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan mendorong revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BKL). Hal itu bertujuan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja asal negara lain. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan revitalisasi pendidikan dan pelatihan di BKL bertujuan menyelaraskan kompetensi yang dimiliki tenaga kerja dengan kebutuhan industri dan dunia usaha. BLK Kendari harus bisa menciptakan tenaga kerja yang mempunyai skill dan terampil,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 5 Desember 2016. Karena itu, pendidikan dan pelatihan vokasi sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja terampil.
Source: Koran Tempo December 05, 2016 16:04 UTC