REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyebut hingga saat ini garam impor dari Australia belum terdistribusi ke pasar. Karenanya, ia meragukan laporan yang menyebut garam petani tak laku sejak garam impor masuk. Masih ada 25 ribu ton bahan baku garam lagi yang akan segera masuk melalui Pelabuhan Belawan, Medan pada 25 Agustus mendatang. Sebelumnya, sebanyak 50 ribu ton dari total 75 ribu ton bahan baku garam telah masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten dan Pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya. Makanya kita izinkan 75 ribu ton, kebutuhan kita itu 100 ribu ton," kata Oke, di Auditorium Kemendag, Kamis (10/8).
Source: Republika August 23, 2017 06:56 UTC