JAKARTA, KompasProperti - Berbeda dengan light rail transit (LRT) Jabodebek yang tersandung pembiayaan, LRT Palembang justru secara penuh akan didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, nilai kontrak LRT Palembang lebih sedikit ketimbang LRT Jabodebek yang mencapai Rp 23,3 triliun. Adapun nilai kontrak LRT Palembang Rp 12,59 triliun. Dari panjang 24,5 kilometer tersebut, LRT Palembang terdiri atas lintas pelayanan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II – Masjid Agung Palembang –Jakabaring Sport City. Hingga Februari 2017, progres konstruksi LRT Palembang tercatat telah mencapai 35 persen.
Source: Kompas February 12, 2017 12:22 UTC