REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah kabar viral yang menyebutkan masyarakat dilarang mudik akibat virus novel corona (Covid-19). "Tidak benar (imbauan jangan mudik)," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (15/3). "Kemudian pahami dan yakini, baru putuskan mau pergi (mudik) atau tidak," kata pria yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 itu. Sebelumnya, beredar pesan bergambar viral di media sosial (medsos) dan aplikasi pesan yang meminta masyarakat jangan mudik. Mulai dari masyarakat yang bekerja dari rumah, melakukan kuliah online, hingga anak-anaknya diliburkan sekolah supaya tidak pulang kampung.
Source: Republika March 15, 2020 02:26 UTC