REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau pada masyarakat kembali mencanangkan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik). Selain program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus, Subuh menjelaskan, pada 2015 pemerintah telah mencanangkan gerakan satu rumah satu jumantik. Menurutnya, sumber penularan zika dan DBD, yaitu aedes aegypti. "Sehingga strategi pendekatan keluarga dengan gerakan satu rumah satu jumantik untuk pencegahan penularan Zika sangat relevan," ujar Subuh. Pada strategi ini, ia menjelaskan, setiap rumah tangga mempunyai satu jumantik, yaitu Jumantik Rumah.
Source: Republika September 11, 2016 10:30 UTC