TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengestimasi pertumbuhan impor hingga akhir tahun ini mencapai 11 persen. Simak: Kemenkeu Targetkan Impor Tahun Depan Impor Ditekan 7,1 PersenAngka tersebut, menurut Suahasil, bakal turun di tahun depan, menyusul terus melemahnya nilai tukar rupiah. Angka tersebut menunjukkan nilai tukar rupiah mengalami pelemahan sebanyak 49 poin ketimbang Senin, 17 September 2018, yakni Rp 14.859 per dolar AS. Defisit neraca perdagangan tersebut dipicu oleh defisit sektor migas US$ 1,66 miliar, sementara sektor nonmigas surplus US$ 0,64 miliar. Langkah itu antara lain pemberlakuan biodiesel B20, penambahan tarif pajak penghasilan impor untuk 1.147 barang impor konsumsi, hingga peninjauan kembali proyek-proyek infrastruktur.
Source: Koran Tempo September 18, 2018 10:41 UTC