Kementan Beri Tanggapan Kritik Faisal Basri Soal Kesejahteraan Petani - News Summed Up

Kementan Beri Tanggapan Kritik Faisal Basri Soal Kesejahteraan Petani


REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kepala Subbidang Data Sosial Ekonomi Kementerian Pertanian, Ana Astrid menyebut pengamat ekonomi Faisal Basri tidak memahami alias gagal paham tentang nilai tukar petani (NTP) sebagai indikator kesejahteraan petani. Sebelumnya, kata dia, Faisal Basri mengatakan anjloknya kesejahteraan petani bisa dilihat dari turunnya indeks nilai tukar petani (NTP) yang menghitung rasio antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani yang dinyatakan dalam persentase"Ini pemahaman yang gagal dan keliru sehingga menyesatkan masyarakat," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (6/12). Ia menjelaskan, yang benar penurunan nilai tukar petani (NTP) pada November 2016 adalah fenomena bulanan pada beberapa subsektor dan biasanya pada Desember akan meningkat lagi. Gini rasio di pedesaan Maret 2016 sebesar 0,327, menurun 0,007 poin dibanding rasio gini Maret 2015 sebesar 0,334. Jadi, sangat disayangkan pernyataan Faisal Basri yang tidak mampu membaca data yang sudah sangat jelas sehingga dia tidak mengerti apa saja keberhasilan yang telah dicapai dalam pembangunan pertanian Indonesia selama ini," kata Ana.


Source: Republika December 06, 2016 03:28 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */