Ribuan pegawai sipil di Kantor Perdana Menteri, Parlemen Turki dan bermacam kementerian juga diskors, kata Xinhua, Kamis (21/7). REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Kementerian Pendidikan Turki telah memulai rencana untuk menutup 626 sekolah dan lembaga, beberapa hari setelah upaya kudeta, kata kantor berita resmi negeri itu Anadolu pada Rabu (20/7). Pada Ahad (17/7), Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan di dalam satu pernyataan kudeta militer yang gagal itu telah menewaskan sedikitnya 290 orang. Lebih dari 6.000 orang telah ditahan karena keterlibatan mereka dalam kudeta yang gagal itu, katanya. Kudeta gagal tersebut adalah aksi kriminal terakhir yang mengungkapkan bahaya yang ditimbulkan oleh Organisasi Fethullah Gulen," katanya.
Source: Republika July 21, 2016 16:07 UTC