Kemhan, kata Nuning Kertopati, harus mendorong semua BUMN strategis untuk berinvestasi di bidang sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, dibutuhkan jajaran direksi dan komisaris BUMN strategis yang memang paham dan memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan sistem persenjataan. Belum tentu seorang manajer yang sukses di bank negara atau BUMN lainnya otomatis bisa memimpin BUMN strategis. Tidak bisa pengadaan alutsista menggunakan skema single year, apalagi jika proses dimulai pada akhir tahun anggaran. "Kemhan harus berinovasi untuk mengembangkan badan usaha milik swasta (BUMS) strategis yang selama ini sudah memproduksi alutsista.
Source: Suara Pembaruan December 04, 2019 11:37 UTC