"Kita harapkan dengan adanya IUAE-CEPA ini, nilai perdagangan kita bisa meningkat dua sampai kali lipat dalam lima tahun terkahir," kata Djatmiko dalam konferensi pers virtual pada Senin, 4 Juli 2022. Pada 2021, nilai perdagangan mencapai US$ 4 miliar, naik US$ 1 miliar dari 2020 yang sebesar US$ 3 miliar. Kedua negara, tutur dia, sepakat kerja sama itu bakal menjadi kendaraan untuk mendorong hubungan bilateral perdagangan yang semakin intensif. Dengan kerja sama itu, dia berharap akses pasar barang, jasa, dan investasi kedua belah pihak terbuka. Adapun kerja sama ini melingkupi perdagangan barang, jasa, investasi, dan kekayaan intelektual.
Source: Koran Tempo July 04, 2022 08:02 UTC