Meski diminati untuk pekerjaan hard skill, robot tidak akan ambil alih soft skill. Selanjutnya robot memiliki hard skill lebih baik, seperti memberikan informasi yang tidak memihak, mempertahankan jadwal kerja, memecahkan masalah, dan mempertahankan anggaran. Terkait mempersiapkan generasi berikutnya untuk bekerja bersama AI, Schwabel berpikir teknologi membuat orang lebih antisosial ketika mereka mendapatkannya lebih awal. Namun, permintaan saat ini adalah banyak otomatisasi hard skill. “Jadi pada akhirnya ketika hard skill terotomatisasi dan soft skill lebih diminati, generasi berikutnya berada dalam masalah besar,” katanya.
Source: Republika October 27, 2019 23:37 UTC